Cara Aman agar Tubuh Langsing

 

Memiliki tubuh langsing adalah impian semua wanita di dunia. Tidak ada yang ingin mempunyai tubuh tambun yang berlemak. Tubuh ramping dengan lekuk yang indah tentu sangat diidamkan. Namun sayang tidak semua orang berhasil mendapatkan tubuh seperti itu.

Ada yang berusaha cuek, ada juga yang mencoba segala cara untuk bisa tampil langsing. Mulai dengan melakukan diet ketat, mengonsumsi obat pelangsing, hingga yang nekat mengambil tindakan drastis seperti operasi. Semuanya sah-sah saja sepanjang orang tersebut merasa nyaman dan tidak keberatan untuk menjalaninya.

Ketika angka di timbangan melonjak, bagian manakah yang biasanya terlihat “mencuat” lebih dulu? Untuk perempuan, perut dan pipi merupakan sebuah indikator yang sangat jelas. Pipi menjadi tembem tatkala angka di timbangan bergerak naik. Perut pun dipenuhi lemak.

Sebenarnya ada indikator mudah untuk mengetahui apakah kita mengalami kenaikan berat badan atau tidak, selain menimbang tubuh tentunya. Coba saja kenakan celana jeans kesayangan Anda. Jika terasa lebih longgar dibanding biasa, itu artinya berat badan Anda menurun. Namun jika sebaliknya, sudah pasti angka di timbangan akan menunjukkan pergerakan naik.

Ratusan hingga puluhan tahun silam, wanita yang bertubuh berisi dan cenderung gemuk dianggap lebih menarik. Dulu, itulah yang menjadi simbol kecantikan seorang perempuan. Perlahan-lahan keyakinan itu berubah. Tubuh yang gemuk tidak lagi dipandang seksi. Apalagi belakangan diketahui bahwa tubuh seperti itu mengandung risiko tinggi akan banyak terkena penyakit. Mulai dari diabetes hingga sakit jantung. Mulai dari stroke hingga berujung kematian.

Belakangan, tubuh yang proporsional lebih disukai. Malah beberapa tahun terakhir ini dunia mode dicengangkan dengan bentuk tubuh para modelnya yang kian hari kian kurus saja. Belum lagi kasus yang mengikutinya. Mulai dari masalah gizi, anoreksia, bulimia, hingga yang berujung kepada kematian. Tahun ini berbagai majalah mode dunia mulai menyatakan perang terhadap bentuk tubuh yang terlalu kurus.

Laki-laki mungkin tidak terlalu peduli dengan berat badannya, meski bukan berarti sama sekali cuek. Kaum adam bisa lebih santai menghadapi kegemukan, berbeda dengan kaum perempuan. Tidak sedikit perempuan yang sampai terobsesi dan mengalami masalah psikologis karena masalah berat badan. Meski tubuh sudah kurus masih saja merasa terlalu berisi.

Banyak kasus seperti ini yang akhirnya harus mendapat pertolongan dari psikolog atau ahli jiwa. Bukan berarti perempuan tersebut gila, hanya saja kadang butuh terapi untuk meluruskan pandangannya tentang tubuhnya sendiri.

Saat ini banyak berdiri klinik kecantikan berlisensi yang konon mampu melangsingkan tubuh pasiennya. Dengan peralatan canggih yang kadang dibarengi dengan suntikan atau konsumsi obat, jalan pintas untuk langsing pun bisa ditempuh. Pasiennya tentu saja kebanyakan perempuan. Namun, biaya yang dihabiskan tidak sedikit. Bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Ada juga rumah sakit yang melayani operasi untuk sedot lemak. Anda tentu masih ingat beberapa tahun silam bagaimana seorang diva melakukan operasi tummy tuck yang menjadi berita utama di dunia hiburan tanah air. Seiring berjalannya waktu hanya sekitar setahun kemudian tubuh sang diva kembali melar. Proses operasi dan pemulihannya yang cukup ribet memang memberi efek yang luar biasa.

Tubuh si penyanyi menjadi jauh lebih mungil. Namun kemudian kembali seperti sedia kala. Lalu di mana kesalahannya? Entahlah. Yang jelas, operasi hanya jalan pintas. Bukan berarti setelahnya kita bisa seenaknya mengonsumsi makanan. Harusnya, asupan makanan mendapat perhatian berlebih agar berat badan bisa terjaga.

Selain cara di atas, ada juga yang mencoba mendapatkan berat badan ideal dengan melakukan operasi bypass pada lambung. Operasi ini membuat ukuran lambung mengecil. Otomatis, berat badan si pemilik lambung pun akan menyusut. Ukuran lambung menjadi sangat kecil sehingga hanya bisa diisi makanan dalam jumlah sangat sedikit.

Operasi lambung tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada kondisi tertentu yang harus dipenuhi sebelum dokter mengizinkan dilakukan operasi tersebut. Meski banyak orang yang tertarik dengan operasi ini, namun sebenarnya ada risiko tinggi yang bisa berakibat fatal bagi pasien. Bahkan hingga berujung pada kematian.

Seorang pasien bypass lambung bernama Jodie Swinburne melakukan operasi agar bisa kembali ke berat normalnya. Dengan berat lebih dari 100 kilogram, dokter mengizinkannya untuk dioperasi. Hal yang terjadi kemudian, Jodie menjadi terlalu turus. Bahkan hingga menderita kekurangan gizi. Setiap makanan yang masuk ke lambungnya dimuntahkan kembali.

Akhirnya dia menjalani operasi pembalikan lambung namun ternyata gagal. Jodie bahkan harus mengonsumsi puluhan butir vitamin agar memenuhi kebutuhan gizinya.

Cerita  tak kalah tragis juga dialami seorang pasien bypass lambung lainnya. Seorang perempuan asal Texas menjadi pecandu alkohol setelah menjalani operasi ini. Obsesinya terhadap makanan dan membuatnya kelebihan berat badan dialihkan kepada alkohol. Akibatnya, meski tubuh menyusut namun ada persoalan baru yang timbul. Selain menjadi tidak bahagia, perempuan tersebut harus mengatasi kecanduan alkohol yang dideritanya.

Ternyata, menjadi kurus tidak selalu membuat orang menjadi bahagia.
Karena itu, sangat penting bagi kita untuk melakukan semua hal dalam hidup ini dengan cara alami dan bertahap. Cara instan memang mengasyikkan dan hanya butuh waktu sebentar untuk melihat hasilnya.

Akan tetapi, selalu ada efek di belakangan yang tidak mengenakan, bahkan bisa memberi dampak besar dalam hidup seseorang. Jadi, jika memang ingin menurunkan berat badan, mengapa tidak mencobanya dengan cara yang aman saja?

 

Cara Aman Mendapatkan Tubuh Langsing

Apa cara paling aman untuk mendapatkan tubuh idaman? Jawabannya hanya satu mengatur pola makan dan melakukan olahraga. Klise? Mungkin, tapi cara ini terbukti paling ampuh untuk menurunkan berat badan berlebih.

Pernahkah Anda menyaksikan acara reality show dari Amerika Serikat yang bertajuk “The Biggest Loser”? Acara yang ditayangkan di NBC ini sudah memasuki musim ke-12 dan sukses membuat banyak pesertanya mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Salah satu pelatih yang sempat bertahan beberapa musim di acara itu, Jillian Michaels, di masa remajanya pernah mengalami kelebihan berat badan.

Jillian kemudian melakukan langkah drastis untuk menaklukkan obesitas yang dialaminya dengan cara mengatur pola makan dan berolahraga. Terbukti apa yang dilakukannya sangat berhasil. Dia kini menjelma menjadi salah satu trainer paling populer di dunia.

Di acara ini, para peserta diharuskan melakukan hal yang sama. Jadi, tidak ada operasi atau langsing secara instan. Semua dilakukan secara bertahap dan perlahan. Tiap peserta harus melakukan olahraga yang cukup keras selama berjam-jam. Kalori mereka dihitung dengan sangat saksama. Makanan para peserta sangat dijaga. Semua harus memiliki kalori yang rendah dengan jumlah yang terbatas.

Setiap minggu diadakan babak eliminasi. Jika masih terbagi atas kelompok, persentase penurunan berat keduanya dibandingkan. Yang terendah harus mengirim salah satu anggota kelompoknya untuk pulang. Ketika memasuki babak individual, dua orang dengan persentase penurunan terendah harus menghadapi eliminasi.

Salah satunya akan pulang ke rumah berdasarkan voting dari peserta lainnya. Di penghujung acara, pemenang utamanya berhak membawa pulang hadiah utama sebesar 200.000 dollar.

Saking suksesnya, acara ini pun diselenggarakan di banyak negara. Asia juga pernah menyelenggarakan sebanyak dua kali dengan peserta yang berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Hongkong. Musim pertama The Biggest Loser Asia dimenangkan oleh peserta asal Indonesia, David.

Memang, tidak sedikit peserta yang di kemudian hari kembali ke berat badan semula sebelum acara ini. Pemenang musim ketiga di Amerika, misalnya. Memang ketika kembali ke rutinitas harian, mereka akan berhadapan dengan godaan besar di dunia nyata. Banyak di antaranya yang tidak bisa menahan diri dan kembali ke gaya hidup semula.

Akibatnya, tubuh yang sudah langsing pun kembali melar seperti sebelumnya. Disiplin dan kerja keras memang tidak mudah, tapi juga bukan mustahil.

 

One Response to Cara Aman agar Tubuh Langsing

  1. abel mengatakan:

    cara akan bsa kurus gmna nihhhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: